Kamis, 30 Januari 2014

sapaan kasih sayang

Jika kau berharap bahwa aku mempunyai solusi akan semua masalah yang menimpamu, maka aku meminta maaf karena aku tidak mempunyainya..
Jika kau berharap bahwa aku bisa merubah tangisanmu menjadi sebuah senyuman kebahagiaan, maka aku meminta maaf karena aku tak mampu untuk itu..
Jika kau berharap bahwa aku selalu ada saat kau membutuhkan, menemanimu melewati semua ujian dan cobaan dalam hatimu, serta memberikanmu senyuman dengan harapan kebahagiaanmu kan kembali, aku yakin aku bisa dan aku akan selalu berusaha untuk itu..
Kau tahu, ujian adalah salah satu jalan bagaimana Allah mengangkat derajat seorang hamba-Nya.. meskipun itu sakit, suatu hari kau akan merasakan manisnya manfaat dari apa yang telah Allah ujikan padamu.. Dan karena ujian yang datang itu dari Allah, serta hati kita adalah milik Allah, kusarankan kau bersabar.. karena Allah bersama orang-orang yang sabar.. jangan lupa berdoa agar diberi kekuatan untuk melewati semuanya, karena Allah adalah yang Maha Kuat.. dan berusahalah untuk mencari solusi dalam permasalahan yang sedang kau hadapi bersama rekan yang mampu membantumu dan mempercayaimu.. insya Allah, semua permasalahan akan berangsur menghilang tanpa kau sadari..
Banyak orang yang menyayangimu, percayalah..
Meskipun mungkin mereka bukan keluarga ataupun kerabat dekatmu..
Karena kasih sayang tidak hanya disebabkan oleh adanya ikatan kekeluargaan saja..

Dan aku adalah salah satu dari mereka.. tersenyumlah adikku.. =)

malam tahun baru

Malam ini, bertepatan dengan tanggal 31 Desember 2013, tinggal beberapa menit lagi menuju malam pergantian tahun Masehi 2014. Ditemani suara-suara terompet dan langit malam yang dipenuhi dengan hiasan kembang api yang diluncurkan hampir setiap menitnya diseluruh penjuru kota, bahkan desa. Begitupun dengan para tetangga di lingkungan rumahku, anak-anak kecil pun ikut turut serta merayakan malam pergantian tahun ini. Beruntung, adik kecilku dapat tertidur dengan lelap dan tidak terbangunkan oleh bisingnya suara-suara di lingkungan sekitar rumah.

Kebanyakan orang, tentu sedang sibuk mempersiapkan penyambutan malam pergantian tahun dengan cara yang berbeda-beda. Untuk golongan yang membunyikan terompet ataupun menyalakan kembang api tentu sudah tak dapat dihitung jumlahnya, contohnya tetanggaku ini tentunya. Atau mungkin golongan yang mengikuti acara muhasabah akhir tahun yang dilaksanakan di majlis-majlis tertentu, contohnya salah satu teman baikku yang berkesempatan untuk melakukannya.

Lalu, apa yang dilakukan oleh keluarga kecilku? Setiap tahunnya kami tak pernah merayakan malam pergantian tahun baru. Bahkan ketika umurku masih kecil sekalipun, masih sangat kecil. Hingga saat ini pun, keluarga kami tidak melakukan perayaan malam tahun baru seperti yang dilakukan para tetangga di lingkungan sekitar rumah kami.

Namun, hal yang menjengkelkan adalah kebisingan yang membuatku tak bisa tidur nyenyak malam ini. Meskipun setiap tahunnya aku tak pernah merayakan malam tahun baru, tak bisa kupungkiri bahwa saat tengah malam di malam pergantian tahun aku selalu terbangun akibat kebisingan yang memekakkan telinga. Begitupun saat ini, percuma saja rasanya jika aku mencoba untuk tidur dan sejenak merebahkan tubuhku untuk beristirahat dari semua kegiatan yang dilakukan hari ini.

Kulihat ibuku sedang menyaksikan program Tabligh Akbar dalam salah satu channel TV. Pada awalnya aku berniat untuk menonton film di channel lain, namun kuurungkan niatku hingga akhirnya aku pun dengan tak sadar menyaksikan program tersebut. Ada beberapa hal yang disampaikan didalamnya, hal yang terdengar olehku adalah cara terbaik bagaimana kita menyambut tahun baru ini.

Dimana kita harus bisa menyadari akan semua kesalahan dan kekurangan kita namun menutup diri dari mengingat kesalahan orang lain. Selain itu, kita harus senantiasa merasa diawasi oleh Allah SWT atas semua hal yang kita lakukan di setiap harinya. Tak lupa pula untuk senantiasa melihat ke bawah pada hal yang bersifat duniawi dan melihat ke atas pada hal yang bersifat ukhrawi.

Sontak, aku merasa tersindir akan semua itu. Seringkali aku menjalani hidup dengan tidak menyadari bahwa pengawasan Allah SWT akan selalu bersamaku. Lalu apa aku sudah bisa memaafkan semua kesalahan orang lain padaku dan meminta maaf atas semua kesalahanku pada orang lain, atau sekedar beristighfar memohon ampun pada Allah SWT atas semua dosa yang telah kuperbuat. Terlebih, saat aku tak berusaha untuk melihat ke arah yang tepat pada posisi dan tujuan yang seharusnya.


Ya Rabb.. terima kasih atas peringatan dan kasih sayang yang telah Engkau berikan di malam ini. Syukurku pada-Mu yang masih memberikan kesempatan kepadaku untuk terus berusaha memperbaiki diri dan memenuhi semua kewajibanku selaku hamba-Mu. Ucap doaku semoga aku bisa menjadi hamba yang produktif. Hamba yang selalu membuat hari ini lebih baik dari hari kemarin dan merencanakan hari esok lebih baik dari hari ini. Aamiin.

doa milad

Ya Rabb..jagalah ia..
Jadikanlah ia wanita yang kuat, yang mampu menghadapi segala cobaan yang sedang dihadapinya..
Jadikanlah ia wanita yang baik hati, yang bisa memaafkan segala kesalahan orang lain terhadapnya..
Jadikanlah ia wanita yang sabar, yang mampu menahan segala emosi dan amarah yang dirasakannya..
Namun yang terpenting,
Jadikanlah ia wanita shalihah yang mampu menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya, menjadi calon istri yang berbakti pada suaminya, dan menjadi ibu yang penyayang serta penuh kelembutan terhadap anak-anaknya..
Sampaikanlah pula rasa sayang dan bangga ini padanya..
Karena atas karunia dan kuasa-Mu, hamba bisa mengenalnya..

Baarakallaah sista ^^