Bukti bahagia itu sederhana, ini salah satunya tapi khusus buat buguru baperan macem saya sih yaa ●▽●
Jadi gini,
Senin, 19 November 2018
Jumat, 26 Oktober 2018
Tentang Marah
Marah itu butuh energi yang banyak. Bahkan lebih banyak dari energi sabar.
Kalo sabar, energi yang dibutuhkan hanya untuk menahan diri.
Kalo marah, energi yang dibutuhkan tidak hanya untuk melampiaskan emosi namun juga menenangkan diri agar bisa berhenti merasakan marah.
Tapi kadang seringnya malah marah daripada sabar.
Seringnya buang2 energi buat melampiaskan emosi daripada buat menahan diri.
Seringnya nyesel dulu udah ngomel2 panjang lebar daripada mengendalikan diri supaya nggak bicara meski hanya satu kata.
Belum lagi, seringkali diawali dengan astaghfirullaah.
Padahal nyatanya kalimat astaghfirullaah itu lebih banyak diucap ketika gak enak hati karena abis ngerasa emosi, ngomel2 karena marah tadi.
Benarlah adanya bahwa yang kuat bukanlah pegulat, bukanlah orang yang tak terkalahkan dalam sebuah pertarungan adu kuat. Namun yang kuat adalah orang yang mampu menahan amarahnya, mampu mengendalikan dirinya ketika sedang marah.
- ليس الشديد بالصرعة إنما الشديد الذي يملك نفسه عند الغضب - متفق عليه
Dan benarlah adanya bahwa kata2 yang keluar saat marah seringkali berlebihan, karena didominasi oleh perasaan dibandingkan pikiran. Berbeda dengan nasihat yang berupa penyampaian pikiran yang disampaikan dengan penuh perasaan.
Akhir kata, bukankah pada kenyataannya nasihat lebih mudah diterima oleh pikiran dan perasaan dibandingkan dengan omelan dan kemarahan?
...teriring doa,
اللهم اغفرلي ذنبي و اذهب غيظ قلبي و اجرني من مضلات الفتن آمين
Kalo sabar, energi yang dibutuhkan hanya untuk menahan diri.
Kalo marah, energi yang dibutuhkan tidak hanya untuk melampiaskan emosi namun juga menenangkan diri agar bisa berhenti merasakan marah.
Tapi kadang seringnya malah marah daripada sabar.
Seringnya buang2 energi buat melampiaskan emosi daripada buat menahan diri.
Seringnya nyesel dulu udah ngomel2 panjang lebar daripada mengendalikan diri supaya nggak bicara meski hanya satu kata.
Belum lagi, seringkali diawali dengan astaghfirullaah.
Padahal nyatanya kalimat astaghfirullaah itu lebih banyak diucap ketika gak enak hati karena abis ngerasa emosi, ngomel2 karena marah tadi.
Benarlah adanya bahwa yang kuat bukanlah pegulat, bukanlah orang yang tak terkalahkan dalam sebuah pertarungan adu kuat. Namun yang kuat adalah orang yang mampu menahan amarahnya, mampu mengendalikan dirinya ketika sedang marah.
- ليس الشديد بالصرعة إنما الشديد الذي يملك نفسه عند الغضب - متفق عليه
Dan benarlah adanya bahwa kata2 yang keluar saat marah seringkali berlebihan, karena didominasi oleh perasaan dibandingkan pikiran. Berbeda dengan nasihat yang berupa penyampaian pikiran yang disampaikan dengan penuh perasaan.
Akhir kata, bukankah pada kenyataannya nasihat lebih mudah diterima oleh pikiran dan perasaan dibandingkan dengan omelan dan kemarahan?
...teriring doa,
اللهم اغفرلي ذنبي و اذهب غيظ قلبي و اجرني من مضلات الفتن آمين
Sabtu, 20 Oktober 2018
Restu dari Semesta part 1
Saat rasa selalu memaksa,
juga seringkali tak bisa dipaksa,
aku terpikir tentang pentingnya restu dari semesta.
Semesta, selalu punya cara.
juga seringkali tak bisa dipaksa,
aku terpikir tentang pentingnya restu dari semesta.
Semesta, selalu punya cara.
Minggu, 07 Oktober 2018
Memaknai Kehidupan: Lomba
Bicara tentang lomba, rasanya tak ada yang asing dengan istilah ini.
Dalam berbagai tingkat pendidikan, senantiasa ada lomba.
Di berbagai tempat di belahan dunia, pun ada lomba.
Entah yang berhubungan dengan pengetahuan ataupun olahraga.
Dalam berbagai tingkat pendidikan, senantiasa ada lomba.
Di berbagai tempat di belahan dunia, pun ada lomba.
Entah yang berhubungan dengan pengetahuan ataupun olahraga.
Sabtu, 01 September 2018
Ketika #akutersentuhcinta
Ketika Aku tersentuh Cinta seringkali aku menyukai setiap hal yang berhubungan dengan apa yang sedang aku Cinta. Sosok yang mirip dengannya, nama yang
Senin, 09 Juli 2018
Selesai part 2
Beberapa waktu yang lalu ada hal yang sangat mengganggu.
Terpikir keras oleh diri hingga terbawa ke alam mimpi.
Terpikir keras oleh diri hingga terbawa ke alam mimpi.
Kamis, 05 Juli 2018
Memahami Bahagia
Bahagia itu tenang, bukan sekedar senang.
Kenapa tenang? Bukan senang?
Karena senang itu biasa, sedang tenang itu luar biasa.
Kenapa tenang? Bukan senang?
Karena senang itu biasa, sedang tenang itu luar biasa.
Selasa, 19 Juni 2018
Aku dan Al-qur'an
Aku adalah seorang anak yang telah diajarkan Al-qur'an sedari kecil secara langsung oleh kedua orang tua ku, juga beberapa teman keduanya yang menjadi guru mengajiku.
Ketika usia sekolah dasar, aku belajar mengaji dengan ringan dan sederhana, hanya sekedar
Ketika usia sekolah dasar, aku belajar mengaji dengan ringan dan sederhana, hanya sekedar
Sabtu, 19 Mei 2018
Ikhlas
Berada di masa penantian panjang yang penuh dengan ujian dan godaan memberikan banyak pelajaran dan kesadaran.
Adapun saat ini, pelajaran yg sedang diperdalam adalah mengikhlaskan.
Adapun saat ini, pelajaran yg sedang diperdalam adalah mengikhlaskan.
Raja Hati
Hati memiliki ruang yg luas untuk ditempati.
Namun sayang, hati pun memiliki peluang yg sangat2 luas untuk dipenuhi oleh hal2 yg malah menimbulkan penyakit hati.
Ketika hati
Namun sayang, hati pun memiliki peluang yg sangat2 luas untuk dipenuhi oleh hal2 yg malah menimbulkan penyakit hati.
Ketika hati
Selesai
Hati ini pernah memutuskan untuk memulai sesuatu hal yang cukup beresiko.
Dan benar saja, dengan memulainya hati ini mengalami berbagai hal. Merasa
Dan benar saja, dengan memulainya hati ini mengalami berbagai hal. Merasa
Langganan:
Komentar (Atom)