Bahagia itu tenang, bukan sekedar senang.
Kenapa tenang? Bukan senang?
Karena senang itu biasa, sedang tenang itu luar biasa.
Kenapa bisa?
Karena ketika kita bahagia (senang) atas tercapainya keinginan kita serta terpenuhinya kebutuhan kita, itu biasa.
Tetapi ketika kita bahagia (tenang) atas peristiwa kehilangan, hadirnya permasalahan, serta ujian yang datang bergantian, bukankah itu luar biasa?
Itulah mengapa saya belajar memahami bahwa bahagia itu tenang. Bahwa ketenangan membawa kebahagiaan.
Kebahagiaan atas ketenangan yang hanya akan didapatkan jika kita senantiasa terhubung dengan Allah.
Keyakinan yang tertanam dengan sangat mendalam bahwa kapan pun, dimana pun, dalam kondisi apapun, harus selalu merasa tenang, karena ada Allah.
Teringat suatu nasihat bijak yang sederhana,
Ketika kita mendapati sesuatu hal yang sesuai dengan harapan kita, maka kita harus berbahagia (senang) karena itu keinginan kita. Dan jika kita mendapati sesuatu hal yang tidak sesuai dengan harapan kita, maka kita harus lebih berbahagia (tenang) karena itu keinginan Allah atas kita.
Lantas, bagaimana ketenangan bisa didapatkan?
Tergantung seberapa cepat,
kita kembali padaNya,
kita berlari padaNya,
kita bergantung padaNya.
Sesederhana itu, bukankah bahagia itu sederhana?
Bagi saya, makna bahagia itu adalah tenang. Apa makna bahagia bagi anda?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar