Saat banyak maunya tapi sudah terasa diluar kuasa, mungkin harus segera memahami dengan sebaik mungkin bahwa "Bicara ingin tak kan ada hentinya",
Setelahnya berusaha berangan dan beringin hal yang lebih pas, lebih layak dan lebih baik tanpa lupa bahwa harus diganti segera dengan bicara ikhlas, sabar dan syukur agar dzikrullah-lah yang tiada hentinya.
Setidaknya itu akan membuat hati tak sesak lagi karenanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar