Sabtu, 02 Desember 2017

Cerita Cinta



Setiap jiwa punya cinta dan setiap cinta punya cerita.
Begitupun denganku dan orang-orang disekitarku.
Seringkali aku merasa iri dengan ketulusan cinta orang lain, juga merasa iri akan jalan cerita yang dilalui oleh mereka. Meski begitu, dengan tulus aku mengatakan bahwa aku ikut terharu berbahagia di hari istimewa mereka.
Ada seorang kawan istimewa yang belum lama menapaki jalan hijrahnya.
Seringkali ia bertanya padaku, bagaimana cara kita mengetahui siapa jodoh kita? Bagaimana cara kita mengenal calon pasangan kita tanpa berpacaran terlebih dahulu? Qadarullah, aku sangat yakin bahwa Allah begitu menyayanginya, hingga jawaban atas setiap pertanyaan didalam benaknya, tak lama dijawab secara langsung oleh Allah. Bahwa inilah jodohnya, bahwa beginilah caranya mengenal calon pasangannya tanpa berpacaran terlebih dahulu dengannya.
Aku iri padanya, pada hatinya yang tulus mencari tahu tentang jodoh, pada perasaannya yang dijaga hanya untuk calon pasangannya kelak, pada pemikirannya yang terfokus untuk kebahagiaan dan peningkatan kualitas diri di masa depan, pada kepribadiannya yang percaya pada Allah SWT.
Salam sapa kawan istimewa, semoga Allah selalu memberkahi pernikahanmu, rumah tanggamu, keluarga kecilmu. Salam hangat untuk jagoan kecilmu. Aku iri padamu, dan aku bersikeras bahwa aku sedang merasa iri pada sesuatu hal yang memang perlu untuk aku merasa iri atasnya. Cerita cinta mu, keberkahannya, perlu ku pelajari. (1)
Selain ia, ada juga seorang kawan istimewa lainnya yang selalu bersemangat dalam jalan dakwahnya. Ia kawan yang baik, sangat baik, hangat dan tidak segan dalam bersikap. Ia mencari kebahagiaannya dengan melepaskan apa yang telah ia perjuangkan dan pertahankan selama bertahun-tahun. Namun ia berhasil melaluinya dengan baik, meski aku tak tahu sejauh apa usaha yang dilakukannya hingga terlihat bahwa ia baik-baik saja. Qadarullah, Allah mempersatukannya dengan pasangan yang bersama-sama berjuang dan bersemangat dalam jalan dakwah.
Aku iri padanya, pada hatinya yang tulus melepaskan semua yang telah lama dipertahankan olehnya, pada perasaannya yang ia teguhkan kembali setelah kesakitan yang dialami olehnya, pada pemikirannya yang yakin atas keputusan yang diambil olehnya, pada kepribadiannya yang percaya pada Allah SWT.
Salam sapa kawan istimewa, semoga Allah selalu memberkahi pernikahanmu, rumah tanggamu, keluarga kecilmu. Salam hangat untuk putri kecilmu. Aku iri padamu, dan aku bersikeras bahwa aku sedang merasa iri pada sesuatu hal yang memang perlu untuk aku merasa iri atasnya. Cerita cinta mu, keberkahannya, perlu ku pelajari. (2)
Selain mereka, masih ada seorang kawan istimewa lainnya yang memiliki perjalanan yang cukup khas dan berbeda. Qadarullah, ia menapaki jalan hijrahnya bersama dengan pasangan halalnya. Ia tumbuh dalam lingkungan yang membentuknya menjadi seseorang yang baik, senang membantu siapapun, senang berteman dengan siapapun. Hingga Allah pun senang membantunya, menjadi pribadi yang lebih baik lagi bersama dengan pasangannya. Sungguh, benar-benar terasa hijrahnya, benar-benar terlihat keberkahannya. Maa Syaa Allah.
Aku iri padanya, pada hatinya yang tulus memberi dan menerima cinta, pada perasaannya yang ia jaga untuk seseorang yang ia cinta, pada pemikirannya yang teguh atas pilihan yang diambil olehnya, pada kepribadiannya yang percaya pada Allah SWT.
Salam sapa kawan istimewa, semoga Allah selalu memberkahi pernikahanmu, rumah tanggamu, keluarga kecilmu. Salam hangat untuk malaikat kecilmu. Aku iri padamu, dan aku bersikeras bahwa aku sedang merasa iri pada sesuatu hal yang memang perlu untuk aku merasa iri atasnya. Cerita cinta mu, keberkahannya, perlu ku pelajari. (3)
Dan satu orang lainnya, seorang bunda yang selalu memancarkan cahaya “lubb” pada orang-orang disekitarnya. Ia adalah seseorang yang sangat pandai menjaga diri dan perasaannya. Ia mempertahankan seseorang didalam hatinya tanpa diketahui oleh siapapun dan tetap bersikap menjaga diri dengan sebaik mungkin. Ia pun melepaskan seseorang didalam hatinya tanpa rasa takut ataupun khawatir yang berlebih dan hanya dirasakan sewajarnya saja. Qadarullah, Allah hadirkan padanya seseorang yang sempat terlintas dalam benaknya setelah ia berpasrah untuk melepaskan semuanya.
Aku iri padanya, pada hatinya yang tulus menerima semua ketetapan Allah SWT, pada perasaannya yang begitu terjaga hanya untuk Allah SWT, pada pemikirannya yang hanya tertuju kepada Allah SWT, pada kepribadiannya yang percaya pada Allah SWT.
Salam sapa bunda, semoga Allah selalu memberkahi pernikahanmu, rumah tanggamu, keluarga kecilmu. Salam hangat untuk malaikat kecilmu. Aku iri padamu, dan aku bersikeras bahwa aku sedang merasa iri pada sesuatu hal yang memang perlu untuk aku merasa iri atasnya. Cerita cinta mu, keberkahannya, perlu ku pelajari. (4)
Aahh, sejujurnya masih banyak cerita cinta lainnya yang membuatku iri. Tapi bahkan dari ke-4 insan shalehah yang bisa ku hadiri dan ku saksikan hari bahagianya, akad walimahnya, aku tersadar bahwa meskipun aku sangat iri pada mereka, aku akan punya cerita cintaku sendiri, dan untuk memilikinya aku hanya perlu berkepribadian percaya pada Allah SWT. Itu saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar