Saat rasa selalu memaksa,
juga seringkali tak bisa dipaksa,
aku terpikir tentang pentingnya restu dari semesta.
Semesta, selalu punya cara.
Untuk menyambut kedatangan pun melepas kepergian.
Untuk mempersatukan pun memisahkan.
Juga untuk mempertemukan, dalam kenyataan maupun harapan.
Dan atas kita, semesta tak memberikan restunya.
Tak ada yang perlu ditanyakan pada semesta, mengapa?
Cukup terima saja.
Karena semesta hanya menjalankan perintah dari sang Pencipta.
Sampai bertemu di waktu semesta memberi restu.
Aku kan menyapamu saat semesta memberi restu.
Dengan senang hati, aku kan menyambutmu saat semesta memberi restu.
Semoga semesta segera memberi kita restu.
Temanku.
Restu dari semesta,
Selesai.
Part 2nya Mana kak
BalasHapusPart selanjutnya masih dalam proses kak 😊
HapusTerima kasih banyak sudah mampir di blog saya 🙏