Bagi hati yang merindu,
Pertemuan dirasa merupakan solusi dan jalan keluar untuk melepas rindu,
Namun apa daya kala pertemuan yg dikehendaki namun tak di ridhai hanya akan menjadi sebuah
kebingungan tak tentu.
Kala hati tengah merindu,
Pada ia yang bahkan tak menjadikanku tempat yang ia tuju,
Pada ia yang bahkan tak mampu melangkah pasti untuk menujuku,
Aahh, mungkin hati tengah merindu pada sosok yang salah dan keliru.
Hati yang merindu,
Tak kan ada jika tak dikaruniakan sang pemilik dan pelepas rindu,
Jadi biar rindu mengantar diri untuk mengadu hanya pada Allah, DiriNya, RidhaNya, yang seharusnya selalu di tuju.
Tak salah jika ia yang kau rindu tak menuju padamu.
Mungkin ia sudah lebih dulu sejak lama menjadikan Allah, DiriNya, dan RidhaNya menjadi sesuatu yang selalu ia tuju.
Lantas hati, akan kemana kamu menuju?
Pada rindu yang keliru dan membuat sesak?
Atau justru pada rindu yang menghangat dan membuat diri tersenyum hangat?
Duhai hati, mari menuju rindu dengan frekuensi terkuat. Allah, DiriNya dan RidhaNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar