Selasa, 19 November 2019

Menaruh hati

Hati itu sensitif sekali,
Kadang terbolak balik dengan begitu mudahnya,
Tak jarang sulit untuk membalikkannya,
Dan seringkali tak sadar saat tiba2 berubah kondisinya begitu saja.
Menaruh hati,

Pada ia yang bukan pemilik hati, hanya akan membawa pada sebuah kebingungan. Hanya akan membawa pada sebuah kekeliruan. Hanya akan membawa pada deretan kegelisahan.
Karena hati tau atas siapa kepemilikannya, yaitu Allah.
Karena hati tau dimana ia perlu ditaruh seharusnya, yaitu pengharapan pada Allah.
Karena hati tau apa yang membuatnya senantiasa hangat, yaitu yakin atas kuasa Allah.
Karena hati tau ia selalu membuat seorang hamba merasakan keterikatan dengan Allah.
Maka saat menaruh hati pada ia yang tak ada sangkut pautnya dengan diri dan Allah, tak perlu merasa heran jika hati memberi dampak adanya rasa sakit akibat penolakan.
Wahai diri, jangan sembarang menaruh hati. Kembalikan hati pada sang pemilik hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar