Senin, 03 Maret 2014

Aku ingin mencintai nabiku

Saat ada perintah untuk mengucapkan syahadat, telah kulakukan dan kuusahakan setiap harinya dalam setiap shalatku.
Saat ada perintah untuk mendirikan shalat, telah kuusahakan menanamkan dalam diri ini bahwa shalat adalah salah satu kebutuhanku menjalani kehidupan.
Saat ada perintah untuk menunaikan zakat, telah kuserahkan sepenuhnya dalam tanggungan kedua orangtuaku dan kuusahakan menyisihkan sebagian dari apa yang aku peroleh untuk memberikannya pada yang lebih layak mendapatkannya.
Saat ada perintah untuk melaksanakan shaum, telah kuusahakan melewati hari-hari di bulan Ramadhan dengan melaksanakannya dan diselingi dengan shaum sunnah dalam hari-hari tertentu selain didalamnya.
Saat ada perintah untuk bersyukur, berdoa, ataupun menghadirkan Allah dalam setiap hembusan nafas dan detik yang dilalui, telah kuusahakan dengan melakukannya tanpa ada unsur paksaan atau alasan dan kondisi tertentu.

Ya Allah, hamba tahu hanya Engkau lah yang mampu menilai kadar keimanan seseorang terhadap Tuhannya dan apa yang seharusnya diimani. Namun, berikanlah aku jalan dan kesempatan untuk mencintainya, seseorang yang telah menunjukkan jalan yang penuh dengan cahaya yang terang benderang dan berujung pada kebahagiaan hakiki di alam akhirat. Berikanlah aku cara dan ketentuan untuk mengikuti sunnahnya, melakukan setiap kegiatan dalam kehidupan berdasarkan contohnya, hingga meniru akhlak mulianya.

Allaahumma shallii ‘ala Muhammad wa ‘alaa aali Muhammad..
Ajarkanlah aku cara mencintai nabi-Mu, rasul-Mu, kekasih-Mu..

Aamiin..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar