Senin, 03 Maret 2014

perbedaan jin, iblis dan manusia

“Perbedaan jin, iblis dan syaithan berdasarkan kronologis ayat Qur’an:
Dalam surat Al-Baqarah:34 pernah dijelaskan bahwa iblis dengan sombongnya menolak perintah Allah untuk sujud kepada Adam.
Pada ayat selanjutnyan yaitu ayat 36 dijelaskan lagi bahwa syaithan menggelincirkan Adam dan Hawa dari syurga.
Kenapa redaksi ayat selanjutnya memakai kata syaithan, padahal ayat ini sedang menceritakan iblis? Maka jawaban perbedaan istilah tadi bahwa iblis adalah istilah untuk jin yang membangkang perintah Allah. Dan iblis adalah golongan jin, sebagaimana firman Allah SWT “Kaana minal jin” sedangkan syaithan adalah istilah penamaan jin yang dalam aktifitasnya menggoda manusia.”
*m.r

Syaithan, iblis dan jin. Terkadang yang terlintas dalam fikiran hanyalah persamaan dari ketiganya, yaitu makhluk yang sifatnya berlawanan dengan malaikat. Namun ternyata terdapat perbedaan yang perlu diingat dan difahami dari ketiga makhluk tersebut.
Sumber lainnya (salah seorang dosen mata kuliah PAI) menyatakan mengenai perbedaan dari ketiga makhluk tersebut dengan tak berbeda jauh dari apa yang telah diterangkan diatas.
·         Jin merupakan suatu makhluk, dimana jin mempunyai 2 golongan. Golongan jin pertama adalah golongan yang mentaati perintah Allah SWT. Sedangkan golongan yang kedua adalah jin yang tidak mentaati perintah Allah SWT.
·         Iblis merupakan bagian dari golongan jin yang tidak mentaati perintah Allah SWT yang salah satu contohnya adalah menolak untuk bersujud kepada Adam.
·         Syaithan berasal dari kata “syathana” yang memiliki arti sombong, angkuh dan congkak. Sehingga, pada dasarnya syaithan itu bukanlah suatu makhluk yang berwujud pasti. Karena syaithan merupakan sebuah sifat atau karakter yang bisa saja terdapat pada golongan jin maupun manusia.
Perilaku syaithan bisa dicermati dalam Q.S. An-Naas:4-6 yang artinya,
“dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,” (4)
“yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.” (5)
“dari (golongan) jin dan manusia.” (6)

*Risalah Inspirasi 2 September 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar