Hari yang penting dan hari yang berarti untuk seseorang, terkadang diidentikkan dengan hari ulang tahun, hari kelulusan, hari bahagia, dan lain sebagainya.
Hari itu membuat seseorang merasa senang dan menjadi sosok yang baru. Dan ya, itu semua memang benar. Hari itu adalah tanda akan adanya status baru, kehidupan baru dalam diri seseorang.
Hari itu adalah salah satu bukti bahwa hanya orang-orang yang menyayangimu akan mengingatnya, akan ikut merayakannya bersamamu. Berada disampingmu untuk ikut bahagia atas apa yang terjadi padamu.
Tapi ternyata, ada sedikit kekeliruan disana.
Terkadang mereka hanya ada saat kau merasa senang, tapi tidak saat kau merasa sedih. Terkadang mereka hanya ada saat kau merasa kuat, tapi tidak saat kau merasa lemah.
Terkadang mereka tak ada, diwaktu yang membuatmu benar-benar membutuhkan mereka.
Hari ini aku belajar, belajar mengingat dan menyadari bahwa ada saat yang lebih berharga dan menunjukkan kasih sayang dan perhatian orang-orang yang menyayangimu jika dibandingkan dengan hari-hari diatas.
Saat kau sakit dan saat kau terjatuh, percayalah bahwa mereka yang tulus dan benar-benar menyayangimu akan ada untuk menemanimu kembali pada kesehatan dan membantumu untuk bangkit dan bangun meski kau terjatuh begitu dalam disana.
Saat kau sakit dan saat kau terjatuh, percayalah bahwa ada orang yang rela mengorbankan fikiran dan hatinya untukmu. Mendoakanmu dengan ikhlas tanpa kau minta sekalipun padanya.
Saat kau sakit dan saat kau terjatuh, ingatlah siapa mereka dan hargailah mereka.
Tak usah berharap pada seseorang yang hanya bisa bersamamu saat kau merasa senang dan saat dia merasakan kesedihan.
Dan tak usah memaksakan diri dan bersikeras untuk memperhatikan dia yang memang tidak mau kau perhatikan.
Mungkin terdengar jahat, tapi yang pasti kasih sayang dan perhatianmu lebih dibutuhkan oleh mereka yang menyayangimu.
Semoga kita adalah mereka, bukan dirinya.
Nisa Wiyati Ilahi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar