Sabtu, 13 September 2014

Keluarga

Kau tidak bisa memilih keluargamu, tapi kau bisa memilih teman terdekatmu atau orang-orang dilingkungan sekelilingmu untuk kau anggap sebagai keluargamu bahkan kau jadikan keluargamu.
Sayangnya ternyata lingkungan pun tak hanya satu yang akan kau masuki. Ada beberapa lingkungan yang menarikmu, atau membuatmu tertarik untuk bertahan dilingkungan tersebut. Ada beberapa lingkungan yang membutuhkanmu, atau kau butuhkan karena kau sudah merasa nyaman disana.
Lalu, saat kau jadikan kesemua lingkungan itu adalah keluarga barumu, keluarga yang kau bentuk, keluarga yang kau anggap membuatmu nyaman, keluarga yang tercipta karena suatu perhatian dan kasih sayang tanpa paksaan, maka kau harus sadar bahwa kau memiliki keluarga yang tak sedikit diluar sana.
Hingga akhirnya, saat kau sadar bahwa keluarga itu tak hanya satu, kau harus memilih keluarga yang menjadi prioritasmu.
Tapi ada yang mengganggu hati dan perasaanmu disana. Haruskah keluarga berlabel prioritas, tuntutan dan paksaan?
Keluarga yang berhubungan baik rasanya takkan ada itu semua, yang ada hanyalah kasih sayang yang bisa menumbuhkan sikap mengutamakan dengan hati dan sesuai kondisi.
Sekali lagi, haruskah keluarga berlabel prioritas?

Sapaan Kekeluargaan
Nisa Wiyati Ilahi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar