Minggu, 26 Oktober 2014

Menikah?

Waktu menunjukkan sekitar pukul 5 pagi, tumben sekali adik kecil laki-lakiku bilal sudah terbangun. Terdengar suara tv yang dinyalakannya saat aku masih terduduk di mushala membaca al-qur'an.
Setelah selesai, kurapikan mukena yang kukenakan dan kusimpan di tempat semula. Bilal terlihat berlari ke kamar, aku yakin ia sedang mencari handphone milikku, handphone ini.
Akhirnya, aku bersegera menyusulnya ke kamar, dan kuambil handphone itu menyusulnya. Ia menundukkan wajah, menunjukkan ekspresi kesedihan karena handphone nya sedang kupegang. Akhirnya kucubit saja wajah lugu nya yang baru saja terbangun itu. Ia tersenyum, bergegas keluar kamar dan memainkan handphone di tempat tidurnya.
Tak kusangka ada perbincangan yang tak kusangka setelahnya.
"Jangan ganggu, ade lagi mainin hp ade" kata  Bilal.
"Kata siapa itu hp punya ade?" balasku.
"Kata ade". Ku kelitiki saja dia, dan dia tertawa kemudian,
"Kan teteh pernah bilang, kalo teteh udah nikah, hp nya buat ade"
"Kapan?"
"Waktu itu teteh bilang" bilal keukeuh dengan ucapannya.
Terdengar suara tertawa nyengeh umy yang sedang memasak di dapur, seraya berkata,
"Kapan de nikahnya juga, jangankan nikah calonnya aja belum ada"
"Hahaha.." aku hanya tertawa.
Umy, tenanglah, anakmu ini masih semester 5 dan berumur 19 tahun. Izinkanlah anakmu untuk menuntut ilmu, berprestasi, dan membanggakan kedua orang tuanya sebelum ia menikah dan menjadi tanggung jawab suaminya, serta mengutamakan pengabdian padanya.

Love you umy,
Nisa Wiyati Ilahi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar