Minggu, 12 Oktober 2014

Pelangi guntur #2

sore itu aku terduduk di balkon depan rumah, membaca buku dan menikmati hirup udara segar disana. udara itu sejenak berubah, sepertinya akan hujan. suara petir perlahan terdengar, pelan, pertanda akan turun hujan. kudongakkan kepala ku melihat awan, serasi dengan warna langit yang juga mendung. jika ini hujan, kan kutunggu suara itu datang. raut mukaku berubah cerah, hey, apa yang sedang kau lakukan sekarang? guntur?

suasana jalan raya memang tak pernah bisa menyajikan udara segar, bahkan yang ada hanyalah asap yang keluar dari setiap kendaraan yang berada disana, belum lagi ada bekas hujan di jalanan. sepertinya tadi hujan rintik". tapi kendaraan tetap diam, bersedia menunggu lampu lalu lintas berganti warna. kubuka kaca helm ku sambil menunggu warna lampu hijau muncul. ternyata keindahan itu terlihat, reflex senyumku mengembang. teringat akan sorot mata wanita itu, teduh dan tetap seindah pelangi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar