Kan kusapa semua sahabat terbaik yang kumiliki di bangku perkuliahan saat ini, kan kusebut kalian satu persatu berdasarkan abjad dan namanya.
Azka Fauziyah.
Hay kawan, kau adalah satu-satunya teman yang berasal dari pondok pesantren, sama sepertiku. Kita telah fahami bersama bagaimana dunia santri, kehidupan, peraturan, dan semua yang terjadi disana. Meski apa yang kita jalani saat ini benar-benar berbeda dengan apa yang kita pelajari, dunia luar lebih terasa sulit.
Kuucapkan terima kasih, karena bagaimana pun kau selalu memberiku pundakmu untuk menghilangkan segala gundah gulana dan resah gelisah dalam hidup.
Dan maaf, karena terkadang aku tak bisa dan tak tahu kapan harus memberikan pundakku ini untuk membuatmu merasa nyaman.
Kuharap, kau akan bertahan di bangku perkuliahan ini dengan baik, kawan.
Devi Andriani.
Hay momy, aku takkan melupakan sapaanku ini padamu. Kau tau kenapa aku memanggilmu seperti itu? Karena Devi memang wujud seorang momy untukku. Terkadang kau kesal, cuek, tidak peduli bahkan marah saat aku melakukan sesuatu yang tak kau sukai. Salah satunya panggilan ini, tapi sayangnya kau sudah terbiasa dipanggil seperti itu oleh kami semua, mom.
Kuucapkan terima kasih, karena meski terkadang yang terlihat adalah sifat jutek dan cuek mu, aku tahu bahwa kau pun punya rasa kepedulian padaku.
Dan maaf, karena aku lebih sering membuatmu kesal dan marah dibandingkan dengan tertawa bersama.
Kuharap, kau akan bertemu dengan lelaki impianmu di waktu yang tepat, mom.
Dian Kirana Pitaloka.
Hay dek, panggilan yang selalu kau minta pada orang-orang terdekat di sekitarmu membuat panggilan itu menjadi tanda sayang dan perhatian dari yang memanggilmu dengan sapaan itu. Namun yang pasti keceriaanmu kan selalu terkenang di setiap orang di sekitarmu, hingga siapapun akan merasa sepi tanpa kehadiranmu.
Kuucapkan terima kasih, karena kau selalu menjadi seseorang yang mewarnai hari-hariku atau bahkan siapapun di sekitarmu.
Dan maaf, karena terkadang aku belum bisa memberikan sikap terbaik sebagai seorang sahabat yang mengerti dirimu sebaik yang lainnya.
Kuharap, kau akan tetap menjadi dirimu yang selalu ceria dan meramaikan setiap suasana, dek.
Fani Setiani.
Hay mba, kau adalah orang yang paling dewasa diantara kami semua. Kau selalu membantu siapapun yang sedang mengalami kesulitan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan. Kau selalu berusaha bersabar menghadapi setiap permasalahan orang-orang sekitarmu dan memberikan solusi terbaik bagi mereka.
Kuucapkan terima kasih, karena kau selalu ada saat aku membutuhkan bantuan ataupun perhatian sekecil apapun itu.
Dan maaf, karena terkadang aku tak bisa bersikap sebaik dan sesabar dirimu saat menghadapi sesuatu.
Kuharap, kau akan mendapatkan kesuksesan saat menjadi pengajar kelak, mba.
Lia Amalia.
Hay milea, begitu banyak kata yang mengungkapkan wujud kepribadianmu. Tapi seperti yang telah dan akan selalu aku ucapkan dan ku ingat, kau adalah orang yang antusias (baca: alay) sekaligus orang yang ‘teu kiyeungan’ (baca: kurang rajin). Yang aku tahu, kau selalu mencari dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh siapapun dan mempelajari, mengeksplor diri. Bahkan kau tak pernah lupa menggunakan bahasa yang membuat orang bertanya ‘itu maksudnya apa?’.
Kuucapkan terima kasih, karena bagaimana pun kau selalu bisa menanggapi permasalahan pelik dalam hidupku dengan menahanku untuk terus berbicara dan memberikan pendapatmu.
Dan maaf, karena terkadang aku belum bisa memahami dan belajar tentang kepribadianmu dan apa yang terbaik untukmu.
Kuharap, kau akan menjalani kehidupan yang kau impikan saat ini, milea.
Shelfira Meisarani.
Hay bep, apa kau masih ingat alasan kenapa kita mempunyai panggilan aneh ini? Yang aku tahu pasti, aku tak tahu apa alasannya kita mempertahankan panggilan aneh ini. Tapi tak apa, mungkin itu keunikan persahabatan kita. Hanya saja kupikir, kau memang seperti beib (baca: baby alias bayi). Karena terkadang kau terlalu memikirkan permasalahan dan khas yang selalu kau tunjukkan adalah bahasa ‘apa mending gini aja ya? Tapi ...’ jawaban rekan yang kau tanyai akan mempengaruhi keputusanmu sendiri.
Kuucapkan terima kasih, karena bagaimana pun dengan sikapmu yang lebih sering terlihat galak tapi kau memberitahu bahwa itu adalah tanda sayang dan perhatian darimu.
Dan maaf, karena terkadang aku belum bisa menunjukkan rasa sayang dan perhatianku padamu dengan baik dan sesuai dengan kepribadianmu.
Kuharap, kau akan didampingi seseorang yang selalu kita bicarakan saat ini, bep.
Tenzani Dentiyana.
Hay atlit, aku tahu kau selalu menyukai berbagai jenis olahraga dan kau selalu menjaga kesehatanmu dengan cara melakukan hal kecil seperti memasak makananmu sendiri yang sudah pasti harus ada sayuran didalamnya. Saat ada yang sakit diantara salah satu dari kami, kau terlihat paling memperhatikan dan selalu terlihat paling khawatir diantara yang lainnya. Mungkin karena kau dulu memang sempat terjun di bidang itu, kurasa.
Kuucapkan terima kasih, karena bagaimanapun kau selalu berusaha menunjukkan apa yang dapat kau lakukan untuk orang lain.
Dan maaf, karena terkadang aku lebih sering menertawakan tingkahmu bersama yang lainnya meski tetap selalu tertawa bersama.
Kuharap, kau akan mendapatkan sesuatu hal yang bisa membuatmu terus menjadi seseorang yang lebih baik lagi, atlit.
Tita Sobariah.
Hay mojang, sapaan hangat saat bertemu yang disertai pelukan ramah selalu kau tunjukkan di setiap harinya pada orang-orang di sekitarmu. Semangatmu dalam belajar dan meraih prestasi diluar akademik selalu kau bagikan demi mencapai kesuksesan bersama meski di bidang masing-masing.
Kuucapkan terima kasih, karena bagaimanapun kau selalu berbicara dengan penuh kejujuran dalam dirimu.
Dan maaf, karena terkadang aku merasa mau namun tak mampu menjadi dirimu yang selalu berusaha mengukir prestasi dengan sangat baik.
Kuharap, kau tetap akan selalu menjadi penyemangat untuk orang-orang disekitarmu demi kesuksesan dan prestasi bersama, mojang.
And for all of you.
Kuucapkan terima kasih, karena telah menjadi sahabat terbaikku di bangku perkuliahanku saat ini.
Dan maaf, jika aku belum bisa menjadi sahabat terbaikmu di bangku perkuliahanmu saat ini.
Sapaan Persahabatan
Nisa Wiyati Ilahi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar