Pernahkah kau merasakan betapa bahagianya dirimu saat apa yang kau cita-citakan dan apa yang sangat kau impikan tercapai?
Bagaimana rasanya? Tentu kau tak bisa mengutarakannya dengan berbagai rangkaian kata indah yang tersusun rapi bukan.
Pernahkah kau merasakan betapa bahagianya dirimu saat kau telah menjadi seseorang yang membuat orang tuanya bangga, membuatnya bermanfaat dalam pandangan setiap orang yang mengenalnya. Keluarganya, teman-temannya, bahkan lingkungan terdekatnya yang bukanlah siapa-siapa bagi dirinya.
Bagaimana rasanya? Tentu kau tak bisa berucap mengeluarkan begitu banyak kata yang menjelaskan alangkah bahagianya dirimu saat itu.
Pernahkah kau merasakan betapa bahagianya dirimu saat memikirkan seseorang yang senantiasa menjadi pilihan dihatimu? Ia menempati posisi terdalam di hatimu sampai-sampai saat kau memikirkannya pun kau akan merasa sangat bahagia.
Bagaimana rasanya? Tentu kau akan lebih banyak tertawa dan tersenyum atas apa yang sedang terjadi pada dirimu saat itu.
Namun, aku menemukan suatu kebahagiaan yang berbeda. Yang kunamakan dengan kebahagiaan hakiki dalam hati terdalam seorang muslim yang sangat mencintai Allah.
Yaitu kebahagiaan yang tercapai saat seseorang melakukan suatu hal duniawi yang bertujuan ukhrawi dalam rangka mendekatkan diri pada-Nya, Allah yang Maha Segalanya.
Kebahagiaan yang tercapai saat seseorang telah ditakdirkan untuk berada dalam nikmat iman dan islamnya sejak ia dilahirkan ke muka bumi hingga akhirnya tumbuh dewasa sampai sekarang ini.
Kebahagiaan yang tercapai saat seseorang memandang segala sesuatu hal yang terjadi di dunia hanya atas kehendak Allah SWT saja. Sehingga, apapun yang terjadi ia akan selalu tersenyum bahagia karena mengetahui dan menyadari sepenuhnya bahwa Allah yang telah mengatur semuanya.
Allah yang Maha Kuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu tak kan pernah memberikan sesuatu yang buruk pada makhluk-Nya. Bila pun dirasa buruk, maka ia pasti akan memberikan pengganti yang lebih baik. Atau kebaikan yang sudah disiapkan terlebih dahulu agar tak terjerumus dalam keburukan itu.
Tersenyumlah atas segala sesuatu yang terjadi padamu. Baik itu hal yang membuat hatimu sangat senang dan bahagia ataupun sebaliknya. Percayalah bahwa kebaikan yang datang padamu hanyalah dari Allah semata. Percayalah bahwa semua ujian dan kejadian buruk yang menimpamu pun hanyalah dari Allah semata.
Allah mempunyai maksud tertentu yang terkadang kita sendiri tak pernah mampu untuk dapat memahami itu dengan akal kita. Namun yakinlah, sebesar apapun ujian dan musibah yang kita hadapi, suatu hari akan berbuah kebaikan dan kebahagiaan tak terhingga dalam hati kita.
Senantiasa berhusnudzan pada Allah, senantiasa tersenyum atas apa yang sedang dijalani, akan membuat kebahagiaan menjadi suatu hal yang sangat berharga. Karena kebahagiaan itu adalah karunia yang datang dari Allah.
Semoga kita diberikan kehendak untuk mendapatkan kebahagiaan hakiki yang datang dari Allah dan karena Allah.
Ya Allah, jadikanlah kami hamba-Mu yang senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang Kau berikan dan memohon ampun atas segala kesalahan yang dilakukan.
Ya Allah, jadikanlah kami hamba-Mu yang dapat mencapai kebahagiaan karena senantiasa mengingat-Mu di setiap alur kehidupan yang dijalani.
Kabulkanlah doa kami Ya Allah.
Aamiin.
Sapaan Kebahagiaan karena Allah
Nisa Wiyati Ilahi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar