Kamis, 14 Agustus 2014

Al-Haya Salah Satu Barometer Keimanan

Oleh : Salman Al Farisi
إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاَسِ مِنْ كَلَامٍ النُبُوَّةَ الأَوْلَى إِذَا لَمْ تَسْتَحِ فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ
“Sesungguhnya diantara apa yang ia dapati oleh manusia dari ucapan para nabi terdahulu,(ialah) apabila engkau tidak punya rasa malu, maka lakukanlah sekehendakmu”.(H.R. Bukhari)
Takhrijhadits.
1.       Shahihbukhari, kitabahadits al- anbiya, bab.Hadits al-ghaar, no.3484, kitab al-adab, bab.Idza lam tastahyiyfasna ma syi’ta.
2.       Sunanibnumajah, kitabaz-zuhdi, bab. Al-haya’ no.4183
3.       Musnadahmad, no.16641,22742.
4.       Shahihibnuhibban, kitabar-raqaaiq, bab al-haya
Syarahmufrodat
اَلْحَيَاءُ: menahandiri (hilangnyasemangat) dariberbuatsesuatudanmeninggalkannyakarenawaspadaatautakutdaricelaanpadanya (karenaperbuatantersebut) (at-ta’rifat, hal.99 no.796:4)
Syarahijmali
Sesungguhnya al-hayamerupakansinyal yang dapatmenerangkantabiatdalamdiriseseorang, jugadapatmenjadiukurankadarkeimanan .
Para ulamamengistinbatkanduahaltentang al-haya, yaitu: pertama, rasa maludapatmenahanseseorangdariberbuatjahatdanma’siat. Kedua, memberiartibahwajikahendakbertindakfikirkanterlebihdahulu, bilamemalukantinggalkanlah.
Makatakheran, bilaada yang menyebutzamansekarangzamanjahilliyahmoderen.Karenamanusiapadazamansekarangsemakinharisemakinmenurunkadarkeimanannya, hilang pula rasa malunya, sampaihancurlahakhlaqnya. Jikainidibiarkan, akhlaqmanusiaakansepertibinatang, takkenaltemanlawansalinghantam, tertekandanmenjatuhkan. Bahkanbisalebih (hina) daribinatang.
Sebagaimanafirman Allah SWT:
“Merekaitubagaikanbinatangternak, bahkanmerekalebihsesatlagi”. (Al-A’raf:179).
Rasulullahbersabda:
وَ فِيْاْلحَدِيْثِ, لَوْلَاأَنَّاللهَسَتَرَالْمَرْأَةُبِاالْحَيَاءِلَكَانَتْلاَتُسَاوِىْكَفّاًمِنْتُرَابٍ. (عُقُوْدُاللُّجَيْنِص: ٦)
Dan padasatuhadits (diterangkan): Seandainya Allah tidakmenutupiperempuandengan rasa malu, tentuialebihrendahdaripadasekepaltanah”.(uqudu al-lujain, hal: 6, Tarbiyah an-nisa, hal: 10)
Dari hadits di atasjelasbahwajikadalamdirimanusiasudahhilang rasa malumakaderajatmanusiaakanlebihrendahdaripadasekepaltanah. Samahalnyaketikaseseorangsudahkehilanganakhlaqnyamakaseseorangituakanlebihhinadaripadabinatang.
اَلْخُلُقْ: Satuungkapantentangsuatubentuk yang menancappadajiwa, bersumberdarinyaperbuatan-perbuatan yang reflex danspontanterjaditanpapemikirandanpertimbangansebelumnya. (At-Ta’rifat, hal 105 no.835)
Dan akhlaqitumerupakangambaranjiwaseseorang, yang kemudiantimbuldan di aplikasikanoleh raga.Secara global akhlaqmenurut Imam Al-Ghazali :adakhuluqhasan ( AkhlaqTerpuji), yang timbuldarinyaperbuatanterpujibaiksecaraakalmaupunsyara’, dankhuluqsayyi’ (AkhlaqTercela) yang timbuldariperbuatantercela. Hal tersebutakanterusberkembangdanterusmeningkatapabilatelahhilang rasa maludalamdiriseseorang, sabdaRasul SAW sebagaimana yang tertulispadamuqaddimah.
Dan dalamhaditslainRasul SAW bersabda:
عَنْ أَبِيْ دَرْدَاءِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص : مَا مِنْ شَيْءٍ فِي الْمِيْزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ. (أَخْرَجَهُ أَبُوْ دَاوُدَ وَ التِّرْمِذِي وَ صَحَّحَهُ)                              
“Dari Abu DardaRA, iaberkata: telahbersabdaRasulullah SAW: Tidakadasesuatupundaripertimbanganamal yang lebihberatdariakhlaq yang baik”.
Olehkarenaitu, jagalahdirikita di area abu-abu.Ada udang di balikbatu.Ada orang dibalikkelabu.Ada misitersembunyi yang merekamau.Bisikansyaithan yang merayu.Tarikannafsu yang mendayu.Makasyurgakanpesanmu, jaga rasa malumu! Olehkarenaitu Al-Hayadiartikanmalu, yang ma’nanyasangatdekatdengan Al-Hayah yang berartikehidupan.Kita haruskembalipadakekuataniman.Dan jagalahsupaya virus-virus itutidakmenyerbudanmenghinakandirikita.Wallahu ‘alambish-shawwab

1 komentar: